Temaku di Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany

Temaku di Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany
Calon Walikota Tangerang Selatan Arahan Golkar Airin Rachmi Diany
Tampilkan postingan dengan label Ikang Fawzi Temanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikang Fawzi Temanku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Desember 2010

Tulisan Dwiki Setiyawan: Nurul Arifin Srikandi Golkar Kebanggaanku

Golkar Maju dan Golkar Jaya, 2014 Kembali insya Allah Jadi Pemenang!

8 April 2010 oleh Dwiki Setiyawan

Foto Nurul Arifin (Koleksi Dwiki)

Nurul Arifin menjadi salah seorang bintang dalam Sidang Paripurna DPR tentang hasil Angket Kasus Century diwarnai hujan interupsi dari para peserta sidang. Ia adalah Srikandi Golkar yang dengan keras meminta DPR segera mengambil keputusan dan tetap fokus pada substansi masalah.

Demikian penilaian harian Suara Karya pada 10 Maret 2010 lalu. Tidak lupa pula harian tersebut mengutip untaian kata tegas khas Nurul Arifin, “Suara rakyat suara Golkar. Jadi, agar tidak bertele-tele kami mendesak sidang segera ambil keputusan. Dan, sikap Golkar jelas dan tegas,” kata perempuan cantik alumni pasca sarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia itu.

Sepanjang yang saya tahu, memang begitulah gaya Nurul Arifin. Dalam sidang-sidang di DPR, pembawaannya cukup serius. Apabila pembaca berbincang soal politik, jangan sekali-sekali beragumentasi dengannya bila tidak menguasai substansi masalah. Pengagum artis Holywood Meryl Streep ini nampaknya seorang pembelajar politik yang kian matang.

Coba kini lihatlah beberapa Gaya Srikandi Partai Golkar Nurul Arifin dalam beberapa rangkaian dokumentasi foto. Hasil jepretan saya sendiri dalam beberapa kesempatan.

Senin, 19 Juli 2010

Ujian Kesabaran Generasi Muda Politik Indonesia : Ikang Fawzi Temanku

Tulisan mas Ikang Fawzi bagus!

Fwd> Kepedulian Ikang Fawzi terhadap Lingkungan Hidup Membuahkan Duta LIPI 2010

Sabtu, 03 Juli 2010

Membaca tulisan Pramono Anung Wibisono dari PDIP di Kompas, Jumat pada 18 Juni 2010 lalu menarik. Menarik karena terasa juga bahwa yang bersangkutan bukan sekedar tengah membahas masalah Anas Urbaningrum yang telah memenangkan dengan elegan posisi Ketum partai Demokrat, namun ‘aura’ yang tertangkap kasat telinga seakan Anung tengah berbicara kepada dirinya serta sanga ‘ibu’ dipartainya sendiri.

Pertarungan, pertaruhan politik generasi muda Indonesia sejak 2010 ini, serta bagaimana sebuah kepercayaan wajib di-redesign serta dipoles kembali termasuk didalamnya menutup beberapa loop holes kelemahan yang dianggap embedded pada generasi muda politik di Indonesia sejauh ini. Saya pribadi setuju kepada pendapat Anung, bahwa masalah kepercayaan yang telah berhasil diambil tersebut bilaman didalam masa kurun 4 tahun kedepan mampu di-maintain dengan seksama membuat kesempatan Urbaningrum menjadi Presiden termuda RI kedua setelah Soekarno menjadi sebuah keniscayaan. Dan pertarungan antar generasi muda politik Indonesia yang kini masih terasa sedikit sengit akan mencair dan bahkan menimbulkan sebuah hubungan strategi Blue Ocean membuat generasi senior yang hadir dipanggung politik Indonesia menjadi tidak relevan. Bahkan generasi senior tersebut wajib menjadi role model alias soko guru yang digugu serta ditiru bagi lini generasi setelahnya yang insya Allah sebentar lagi semakin bijak dan matang.

Indonesia perlu penyegaran pemikiran serta langkah strategik yang positif demi merebut kepercayaan publik. Agar posisi Indonesia sebagai sebuah negara berkembang dapat mempercepat kenaikan jenjangnya didalam menjawab tantangan zaman. Bersama Partai Amanat Nasional (PAN), saya Ahmad Zulfikar Fawzi (Ikang Fawzi) insya Allah akan bersama teman-teman politisi muda lainnya menjemput kemandirin NKRI yang lebih berkelanjutan.